Risiko berkendara tidak bisa kita hindari sepenuhnya. Meskipun sudah berhati-hati dan tertib lalu lintas, ada faktor lain seperti pengendara ugal-ugalan atau cuaca buruk yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan atau tabrakan. Mengingat hal ini, asuransi jelas sangat penting untuk dimiliki setiap orang.

Kita bisa memiliki asuransi jiwa untuk melindungi diri dan asuransi kendaraan untuk memberikan perlindungan pada mobil kesayangan. Seperti yang kita tahu, terdapat dua jenis asuransi mobil yang umum digunakan di Indonesia, yaitu asuransi TLO (Total Loss Only) dan All Risk. Artikel ini akan lebih membahas tentang apa itu asuransi mobil TLO.

Asuransi TLO adalah pertanggungan menyeluruh yang memberikan ganti rugi apabila terjadi kerusakan total atau biaya perbaikan mobil setara atau lebih dari 75% dari harga kendaraan di pasaran saat itu. Sedangkan All Risk memberikan perlindungan secara menyeluruh, mulai dari kerusakan ringan, berat hingga risiko kehilangan.

Asuransi mobil jenis TLO ini sangat cocok untuk mobil bekas atau mobil yang berusia cukup tua. Sebab, mobil tersebut biasanya berpotensi lebih besar untuk mengalami kerusakan total. Ketika mengajukan kredit mobil bekas, biasanya juga akan diberikan asuransi TLO mobil bekas. Untuk mendapatkan produk asuransi ini, mobil tua atau bekas yang diasuransikan maksimal berusia 20 tahun.

Bagi yang sudah memiliki asuransi mobil TLO, mungkin masih bingung bagaimana cara klaim asuransi ini nantinya. Nah, berikut ini adalah uraian lengkap tentang cara klaim asuransi TLO agar tidak kebingungan saat benar-benar dibutuhkan klaim. Simak baik-baik, ya!

Cara Klaim Asuransi TLO

Dengan mengetahui cara klaim asuransi mobil TLO ini, maka kita tidak akan kebingungan saat benar-benar membutuhkan klaim tersebut, sehingga bisa mendapatkan perbaikan serta ganti rugi yang sesuai tanpa ada masalah tambahan.

Langkah-langkah untuk cara klaim asuransi TLO ialah sebagai berikut:

  1. Pertama, laporkan kepada pihak asuransi. Semakin cepat semakin bagus.
  2. Siapkan dokumen yang diminta. Seperti KTP, SIM, STNK, surat kehilangan dan sebagainya.
  3. Jangan lupa buat berita acara (BAP) di kantor polisi terdekat atau yang bertanggung jawab atas daerah tempat motor hilang. Pembuatan berita acara ini maksimal 24 jam darri waktu kejadian.
  4. Ajukan pemblokiran STNK ke Kepolisian Daerah (Polda). Ini merupakan langkah penting dalam mengajukan klaim hilang.
  5. Urus pula surat keterangan Direktorat Reserse di Polda. Surat tersebut harus dilengkapi dengan nomor polis asuransi milik kita. Nantinya, pihak Polda akan meminta beberapa dokumen pelengkap seperti salinan KTP, salinan BPKB, salinan faktur pembelian kendaraan, salinan laporan kehilangan, salinan polis asuransi, BAP serta surat asli Lapju.
  6. Ajukan semua berkas tadi ke pihak asuransi. Lengkapi semua berkas yang dibutuhkan lalu segera ajukan ke pihak asuransi.
  7. Apabila berkas sudah disetujui, biasanya pencairan dana klaim asuransi mobil TLO memakan waktu selama 14 hari kerja.

Nah, sudah tahu ‘kan bagaimana cara mengajukan klaim asuransi TLO? Segera laporkan kepada pihak asuransi jika kendaraan mengalami kerusakan yang telah tertulis sebagai pertanggungan asuransi mobil TLO. Ingat, asuransi TLO hanya akan memberikan ganti rugi jika kerusakan mobil lebih dari 75%.

Jika hanya lecet atau penyok ringan, kita tidak bisa mendapatkan klaim tersebut. Bagi yang ingin mencari asuransi mobil TLO terbaik, solusinya adalah Lifepal. Pialang asuransi online ini telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia, sehingga produk asuransinya terjamin kualitasnya.

Langsung saja kunjungi lifepal.co.id untuk mengetahui informasi menarik seputar asuransi atau biaya cat mobil per panel. Semoga bermanfaat!

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *